Panitia berharap para pembalap yang menggunakan transportasi laut dapat tiba di Alor sesuai jadwal sehingga proses pendaftaran dapat dilakukan di sekretariat panitia.

Pendaftaran peserta direncanakan mulai dibuka pada hari berikutnya. Setelah itu, rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan technical meeting sebelum memasuki agenda latihan resmi.

Menurut Bensolihin, technical meeting menjadi bagian penting untuk menyepakati berbagai aspek teknis perlombaan, termasuk pembagian kelas dan ketentuan peserta.

Iklan

Jadi Ajang Seleksi Atlet Menuju PON 2028

Kejurda Bupati Alor Road Race 2026 tidak hanya diarahkan sebagai ajang kompetisi otomotif. Kejuaraan ini juga menjadi bagian dari pembinaan dan seleksi atlet yang diproyeksikan mewakili Provinsi NTT pada PON 2028.

Karena itu, panitia menyiapkan sejumlah kategori perlombaan, mulai dari kelas resmi PON, kelas Open, kelas lokal NTT hingga kelas lokal Alor.

Untuk sementara, panitia merencanakan sekitar lima kelas Open, 10 kelas lokal NTT dan tiga kelas lokal Alor.

Namun, komposisi tersebut masih dapat berubah. Penambahan maupun pengurangan kelas akan diputuskan berdasarkan hasil technical meeting serta pertimbangan dari peserta dan pihak terkait.

“Untuk kelas yang diperlombakan, ada kelas resmi untuk PON, kemudian ada juga kelas tambahan, yakni Open, lokal NTT, dan lokal Alor. Tetapi tidak menutup kemungkinan ada perubahan, baik penambahan maupun pengurangan kelas. Itu akan kita lihat dalam technical meeting nantinya,” ujarnya.

Minimal Tujuh Starter dalam Satu Kelas

Panitia juga menetapkan ketentuan jumlah minimal peserta untuk setiap kelas yang diperlombakan.