Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Media budidaya disiapkan dalam kotak khusus yang dirancang sebagai tempat tumbuh jamur dengan memanfaatkan bahan organik yang tersedia di lingkungan masyarakat.
Hasil panen nantinya diarahkan untuk dikembangkan menjadi produk pangan bernilai tambah, antara lain jamur krispi dan nugget jamur.
Diversifikasi tersebut diharapkan membuka sumber pendapatan baru bagi anggota KWT Mekar Indah sekaligus meningkatkan nilai ekonomi limbah pertanian yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal.
Pendampingan Berkelanjutan hingga Oktober
Program pemberdayaan tersebut telah melalui sejumlah tahapan sebelum peluncuran. Sosialisasi dan identifikasi kebutuhan mitra dilakukan pada 6 Mei 2026, dilanjutkan finalisasi spesifikasi mesin pada 6 Juni 2026.
Serah terima hibah peralatan kemudian dilaksanakan pada 10 Agustus 2026.
Setelah peralatan diterima, pendampingan dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga mampu mengoperasikan dan merawat teknologi yang diberikan secara mandiri.
Pada Oktober 2026, tim Undana menjadwalkan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) untuk memantau perkembangan program.
Evaluasi akan mencakup mutu pelet yang dihasilkan, pemeliharaan media tanam, serta perawatan mesin produksi.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan