“Kami hadir untuk mengapresiasi hubungan baik yang telah diikat secara resmi melalui MoU pada 16 Juli 2026 lalu, sekaligus membuka ruang diskusi teknis mengenai isu-isu aktual dan peluang kerja sama di tahun 2027,” kata Ollien.

Pembahasan bersama pimpinan OPD kemudian diarahkan untuk memetakan kebutuhan daerah yang dapat dikerjakan melalui kolaborasi dengan fakultas, program studi, maupun pusat riset di Undana.
Pada sektor pertanian dan ketahanan pangan, kerja sama yang dibahas mencakup pelatihan perikanan dan perkebunan, penelitian penyakit tanaman “Darah Pisang”, serta penerapan teknologi pertanian modern.
Sementara pada sektor peternakan, perhatian khusus diberikan terhadap ancaman African Swine Fever (ASF).

Kolaborasi penanganan ASF diharapkan melibatkan akademisi Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan (FKKH) Undana sehingga dapat membantu memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian penyakit ternak di Kabupaten Sikka.

Upaya tersebut dinilai penting untuk melindungi sumber penghidupan masyarakat sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah.

Perkuat Literasi dan Pelestarian Budaya Sikka

Bidang pendidikan juga menjadi salah satu fokus pembahasan. Pemkab Sikka mendorong penguatan budaya literasi melalui program 15 menit membaca sebelum kegiatan belajar mengajar (KBM).