Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Prestasi tersebut diraih melalui sejumlah cabang olahraga, yakni taekwondo, tinju, pencak silat, dan Shorinji Kempo. Capaian ini menunjukkan potensi atlet pelajar Alor untuk bersaing di tingkat provinsi melalui latihan, kedisiplinan, ketekunan, dan dukungan pembinaan olahraga.
Selain prestasi olahraga, keberhasilan kontingen Pramuka Alor dalam Jambore Daerah Tahun 2026 turut menjadi gambaran pentingnya pembinaan generasi muda melalui kegiatan kepemudaan. Kegiatan tersebut dapat membentuk disiplin, kerja sama, kepemimpinan, dan semangat pengabdian.
Wakil Bupati Alor juga berpesan agar pemuda tidak merasa rendah diri karena berasal dari daerah kepulauan atau menghadapi keterbatasan fasilitas. Sebaliknya, kondisi tersebut harus menjadi motivasi untuk terus belajar, berlatih, berkarya, dan mengembangkan kemampuan diri.
Kabupaten Alor memiliki potensi sumber daya laut, pertanian, peternakan, pariwisata, seni, dan budaya yang dapat dikembangkan menjadi peluang ekonomi sekaligus ruang inovasi bagi generasi muda.
Dengan kreativitas dan keberanian berinovasi, pemuda diharapkan mampu menciptakan peluang baru yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung kemajuan daerah.
“Jadilah generasi yang berani memimpin, tetapi juga bersedia melayani,” demikian pesan Wakil Bupati Alor kepada generasi muda agar senantiasa mengedepankan tanggung jawab, kepedulian, dan semangat pengabdian.
Pemkab Alor Serahkan Penghargaan dan Uang Pembinaan
Sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan atlet pelajar, rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tingkat Kabupaten Alor Tahun 2026 ditutup dengan penyerahan penghargaan dan uang pembinaan kepada para peraih medali POPDA VIII NTT 2026.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan