Gubernur mengapresiasi kontribusi akademisi Undana yang menghadirkan rekomendasi berbasis riset untuk mendukung transformasi ekonomi NTT.

Sebagai tindak lanjut, Gubernur menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov NTT untuk berkoordinasi dengan tim peneliti Undana dan Bank Indonesia.

Koordinasi tersebut diarahkan untuk memetakan minimal satu produk industrialisasi unggulan di setiap kabupaten/kota di NTT.

“Pemerintah Provinsi NTT sangat berterima kasih atas kontribusi pemikiran dari para akademisi, sehingga kebijakan daerah harus berbasis data empiris agar tepat sasaran,” tegas Emanuel.

Langkah tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi pengembangan industrialisasi berbasis potensi daerah sekaligus memperkuat rantai nilai produk lokal.

Undana Siap Kawal Regulasi FTZ Perbatasan

Penyelenggaraan Karsa Nusa 2026 semakin memperkuat posisi Undana sebagai mitra akademik pemerintah daerah dan Bank Indonesia dalam mendukung pembangunan ekonomi regional.

FEB Undana menyatakan komitmennya untuk melanjutkan pendampingan teknis, termasuk dalam penyusunan regulasi FTZ hibrida di kawasan perbatasan Indonesia–Timor Leste.

Melalui riset yang aplikatif dan berbasis data, Undana diharapkan dapat terus berkontribusi dalam mempercepat transformasi ekonomi NTT.