Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kefamenanu, RakyatNTT.ID – Kerusakan Jalan Dalehi-Eban yang menghambat mobilitas masyarakat menjadi salah satu aspirasi utama warga Desa Tuabatan Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT).
Warga meminta pemerintah memberikan perhatian serius terhadap kondisi jalan tersebut agar akses transportasi dan aktivitas sehari-hari dapat berjalan lebih lancar.
Aspirasi itu disampaikan dalam kegiatan reses anggota DPRD TTU dari Partai Perindo, Melkianus Aleus Fernandez, bersama masyarakat Desa Tuabatan Barat pada akhir pekan lalu.
Selain perbaikan jalan, warga turut menyampaikan sejumlah kebutuhan mendasar, meliputi penyediaan air bersih, bantuan rumah layak huni, dan meteran listrik gratis. Para pemuda desa juga mengusulkan bantuan perlengkapan olahraga untuk menunjang kegiatan sepak bola dan bola voli.
Perbaikan Jalan Dalehi-Eban akan Dikoordinasikan ke DPRD NTT
Menanggapi keluhan masyarakat, Melkianus menjelaskan bahwa Jalan Dalehi-Eban merupakan ruas jalan berstatus jalan provinsi. Karena itu, penanganan kerusakannya perlu dikoordinasikan dengan pemerintah provinsi melalui anggota DPRD NTT.
Ia berkomitmen membangun komunikasi dengan rekan-rekannya di DPRD provinsi agar kondisi jalan tersebut dapat menjadi perhatian dalam pembahasan pembangunan infrastruktur.
“Ruas jalan dari Dalehi ke Eban itu adalah jalan provinsi. Kita akan membangun komunikasi dengan teman-teman di DPRD provinsi agar bisa mengangkat persoalan ini,” katanya, Rabu (28/10/2026).
Menurutnya, penyampaian aspirasi melalui koordinasi antarlembaga legislatif menjadi salah satu langkah untuk mendorong penanganan persoalan infrastruktur yang berada di luar kewenangan pemerintah kabupaten.
Perbaikan akses jalan dinilai penting untuk mendukung mobilitas warga, memperlancar aktivitas ekonomi, serta memudahkan masyarakat menjangkau berbagai layanan dan fasilitas umum.
Warga Minta Air Bersih, Rumah Layak Huni, dan Meteran Listrik Gratis
Selain persoalan jalan, masyarakat Desa Tuabatan Barat juga menyoroti kebutuhan terhadap layanan dasar, terutama akses air bersih, hunian yang layak, dan sambungan listrik bagi warga yang membutuhkan.
Melkianus mengatakan aspirasi tersebut akan dibawa dan diperjuangkan melalui pembahasan di DPRD TTU.
“Kita akan perjuangkan dalam Sidang I yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat,” ungkap Melkianus.
Ia berharap berbagai kebutuhan yang disampaikan masyarakat dapat memperoleh perhatian pemerintah sesuai dengan kewenangan, program, dan ketersediaan anggaran.
Aspirasi tersebut sekaligus menjadi pengingat pentingnya pemerataan pembangunan hingga tingkat desa, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara.
Pemuda Tuabatan Barat Dapat Bantuan Perlengkapan Olahraga
Dalam kegiatan reses tersebut, kalangan pemuda turut memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan kebutuhan sarana olahraga guna mendukung aktivitas sepak bola dan bola voli di desa.
Menanggapi permintaan itu, Melkianus memberikan bantuan menggunakan dana pribadi berupa satu set seragam sepak bola, dua bola sepak, perlengkapan latihan sepak bola, serta net dan bola voli.
Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan olahraga pemuda sekaligus mendorong tumbuhnya aktivitas positif di lingkungan masyarakat.
Ketersediaan perlengkapan olahraga dinilai dapat membantu pemuda mengembangkan minat dan bakat, memperkuat kebersamaan, serta meningkatkan partisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan.
Melkianus Dorong Aspirasi Warga Terus Diperjuangkan
Melkianus mengapresiasi masyarakat Desa Tuabatan Barat yang telah menyampaikan berbagai persoalan dan kebutuhan secara langsung dalam kegiatan reses.
Ia berharap komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat terus terjalin agar aspirasi yang berkaitan dengan infrastruktur maupun pemenuhan hak-hak dasar warga dapat diperjuangkan melalui mekanisme legislatif.
“Saya tentu memohon doa dan dukungannya agar segala sesuatu yang diperjuangkan melalui lembaga DPRD, terutama yang berkaitan dengan hak-hak dasar masyarakat dapat diperhatikan oleh pemerintah,” tuturnya.
Melalui reses tersebut, berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Desa Tuabatan Barat diharapkan dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing pemerintah. Perbaikan Jalan Dalehi-Eban, pemenuhan kebutuhan air bersih, bantuan rumah layak huni, dan akses listrik menjadi sejumlah persoalan yang membutuhkan perhatian serta koordinasi lintas pemerintahan. (*/rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan