Nanchang, RakyatNTT.ID – Universitas Nusa Cendana (Undana) memperluas jejaring pendidikan internasional dengan menjajaki penguatan kerja sama vokasi bersama Jiangxi Biological Science Vocational College di Kota Nanchang, Provinsi Jiangxi, Tiongkok.

Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., didampingi Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi, Prof. Dr. Philiphi de Rozari, S.Si., M.Si., M.Sc., Ph.D., bersama delegasi resmi Undana melakukan kunjungan lapangan dan pertemuan strategis pada 20–21 Oktober 2026.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari diplomasi pendidikan Undana untuk memperkuat kerja sama internasional sekaligus menyelaraskan pendidikan vokasi di bidang pertanian, peternakan dan kedokteran hewan dengan kebutuhan industri modern.

Delegasi Undana diterima jajaran pimpinan Jiangxi Biological Science Vocational College, di antaranya Sekretaris Komite Partai Perguruan Tinggi Prof. Pei Hongwei, Wakil Presiden Wang Xiaolei, Direktur Pusat Indonesia Konsorsium Pendidikan Vokasi Tiangong Jiangxi Tao Xianguang, Dekan Fakultas Sastra Chen Xuping, serta Wakil Dekan Fakultas Ilmu Kehidupan Gu Bing.

Tinjau Fasilitas Pendidikan Berbasis Industri

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Undana meninjau sejumlah fasilitas pendidikan dan unit praktik yang dimiliki Jiangxi Biological Science Vocational College.

Fasilitas yang dikunjungi meliputi Pusat Diagnosis dan Pengobatan Penyakit Hewan, Pangkalan Praktik Lanskap, sentra pembibitan sapi hingga unit bisnis pengelolaan kantin kampus.

Peninjauan tersebut memberikan gambaran langsung mengenai penerapan pembelajaran berbasis praktik yang terintegrasi dengan kebutuhan industri.

Rektor Undana mengapresiasi model pendidikan yang diterapkan perguruan tinggi mitra tersebut karena mampu menghubungkan kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja secara konkret.

Selain fasilitas akademik, delegasi juga mengamati unit bisnis kampus, termasuk pengelolaan kantin modern yang menjadi bagian dari pembelajaran kewirausahaan mahasiswa.

Setelah kunjungan lapangan, delegasi kedua perguruan tinggi melanjutkan pembahasan tindak lanjut kerja sama di Gedung Zhixing.

Enam Bulan Komunikasi Berlanjut ke Kerja Sama Konkret

Sekretaris Komite Partai Jiangxi Biological Science Vocational College, Prof. Pei Hongwei, menyambut kedatangan Rektor Undana dan delegasi.

Menurutnya, komunikasi awal antara kedua perguruan tinggi telah berlangsung secara daring sejak Mei 2026 melalui Jiangxi Tiangong Vocational Education Going Global Consortium.

Setelah sekitar enam bulan komunikasi secara daring, kunjungan langsung pimpinan Undana ke Nanchang dinilai menjadi momentum penting untuk mengubah komunikasi tersebut menjadi kerja sama yang lebih konkret.

“Setelah enam bulan, Rektor Undana secara pribadi memimpin delegasi menempuh perjalanan jauh untuk berkunjung ke Nanchang. Kunjungan ini bukan hanya memperkuat hasil komunikasi daring sebelumnya, tetapi juga mendorong kedua universitas untuk memperdalam kerja sama yang nyata,” ujar Prof. Pei Hongwei.

Ia menilai Undana dan Jiangxi Biological Science Vocational College memiliki kesamaan visi dalam pemanfaatan sumber daya alam serta mendukung pembangunan industri daerah.

Kesamaan tersebut dinilai dapat menjadi dasar pengembangan kerja sama dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pertukaran dosen dan mahasiswa hingga penyelarasan standar pendidikan vokasi.

Dorong Model Pendidikan Vokasi Tiongkok-ASEAN

Kerja sama kedua perguruan tinggi diarahkan untuk membangun model pendidikan vokasi yang menghubungkan kekuatan pendidikan Tiongkok dengan kebutuhan pembangunan di kawasan ASEAN.

Prof. Pei Hongwei berharap kerja sama dapat diperluas melalui program pelatihan dosen bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa dua arah, pengembangan serta berbagi kurikulum, hingga pengakuan dan penyelarasan standar pembelajaran.

“Kami berharap kunjungan dan pertemuan ini menjadi titik awal untuk meningkatkan kepercayaan serta memperluas kerja sama dalam pelatihan dosen bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa dua arah, pengembangan serta berbagi kurikulum, hingga pengakuan dan penyelarasan standar pembelajaran,” katanya.

Kerja sama tersebut juga diharapkan tidak sebatas aspek akademik, tetapi turut memperkuat pertukaran budaya dan ilmu pengetahuan antara Indonesia dan Tiongkok.

Rektor Undana Ajukan Lima Agenda Kerja Sama

Dalam pertemuan strategis tersebut, Rektor Undana memaparkan pengalaman dan keunggulan universitas dalam pengembangan pertanian, peternakan, ilmu kelautan serta pertanian lahan kering.

Untuk mempercepat implementasi kemitraan, Rektor Undana mengajukan lima agenda kerja sama strategis.

Pertama, pertukaran mahasiswa jangka pendek dan program summer camp. Kedua, pengembangan pendidikan bersama dan penyelarasan kurikulum.

Ketiga, pelaksanaan riset bersama, khususnya di bidang pengolahan pangan dan pertanian. Keempat, pelatihan dosen serta tenaga teknis laboratorium.

Kelima, pengembangan program pertukaran bahasa dan budaya.

Lima agenda tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi kerja sama yang lebih luas antara Undana dan Jiangxi Biological Science Vocational College.

Rektor Undana juga mengundang pihak perguruan tinggi Tiongkok tersebut untuk melakukan kunjungan balasan ke Indonesia.

Kunjungan tersebut nantinya diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada mitra Tiongkok untuk melihat secara langsung potensi keanekaragaman hayati, pertanian lahan kering dan ekosistem kewirausahaan di Nusa Tenggara Timur.

“Meskipun kunjungan ini singkat, kami merasakan secara langsung fondasi yang kokoh dan kekhasan kampus dalam pendidikan vokasi pertanian. Kami mengusulkan lima bidang kerja sama nyata mulai dari pertukaran mahasiswa, riset bersama pengolahan pangan, hingga pelatihan tenaga teknis laboratorium,” tegas Jefri Bale.

Perkuat Langkah Undana Menuju World Class University

Kunjungan ke Nanchang menjadi bagian dari strategi Undana memperluas jaringan kemitraan dengan perguruan tinggi di Tiongkok dan kawasan ASEAN.

Pemanfaatan platform konsorsium internasional diharapkan dapat memperkuat kapasitas kelembagaan, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia serta membuka ruang bagi riset terapan yang menjawab kebutuhan masyarakat.

Langkah tersebut juga sejalan dengan arah transformasi Undana menuju “World Class – Locally Relevant University”, yakni perguruan tinggi yang memiliki jejaring dan standar internasional tetapi tetap berorientasi pada kebutuhan serta potensi daerah.

Kolaborasi dengan Jiangxi Biological Science Vocational College diharapkan dapat membuka peluang transfer teknologi di bidang pengolahan pangan, pertanian lahan kering, pembibitan ternak dan pengembangan sumber daya manusia.

Pertemuan di Nanchang kemudian diarahkan untuk menjadikan ilmu pertanian sebagai salah satu jembatan kerja sama Indonesia-Tiongkok, sementara keterampilan teknis menjadi penghubung bagi pengembangan pendidikan vokasi kedua negara.

Dengan memadukan kekuatan riset Undana dan pengalaman pendidikan praktik Jiangxi Biological Science Vocational College, kerja sama ini diharapkan mampu melahirkan program pendidikan dan riset yang memberikan manfaat langsung bagi pembangunan daerah.

Undana optimistis kemitraan tersebut dapat memperluas peluang mahasiswa dan dosen untuk memperoleh pengalaman internasional sekaligus menghasilkan lulusan dengan keterampilan yang relevan untuk mendukung pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Nusa Tenggara Timur. (*/rnc)