Ia menekankan bahwa kedisiplinan merupakan bagian penting dari jati diri seorang prajurit. Karena itu, setiap anggota TNI harus mampu menjaga perilaku, kehormatan, dan tanggung jawabnya.

Selain menjauhi narkoba dan judi online, Sjafrie mengimbau para prajurit membiasakan diri menabung untuk mempersiapkan masa depan, membantu orang tua, dan membangun kehidupan yang lebih baik setelah menjalankan tugas negara.

Ia juga meminta seluruh anggota menjaga kekompakan dan tidak membentuk kelompok berdasarkan agama, suku, maupun latar belakang lainnya.

Menurutnya, solidaritas dan persatuan di dalam satuan menjadi modal penting untuk mendukung pelaksanaan tugas secara profesional.

Sjafrie menegaskan bahwa prajurit Yonif TP 929/MMM harus mampu hidup berdampingan dengan masyarakat serta menunjukkan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Pengarahan Menhan berakhir sekitar pukul 09.50 WITA dan dilanjutkan dengan penandatanganan pesan dan kesan.

Sekitar pukul 10.05 WITA, Sjafrie bersama rombongan menuju Helipad Kesetnana. Rombongan kemudian lepas landas menuju Kupang pada pukul 10.10 WITA.

Seluruh rangkaian kunjungan kerja Menhan RI di wilayah Kabupaten TTS dilaporkan berlangsung aman dan lancar. Kunjungan tersebut menjadi momentum bagi prajurit Yonif TP 929/MMM untuk memperkuat disiplin, meningkatkan profesionalisme, dan menegaskan komitmen pengabdian kepada masyarakat. (rnc)