Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Selain judi online, Julie juga menyoroti pentingnya pemahaman masyarakat mengenai perbedaan pinjaman online legal dan ilegal.
Ia mengatakan, masyarakat harus memastikan legalitas penyedia pinjaman sebelum mengajukan pinjaman.
Menurutnya, masyarakat juga perlu berhati-hati terhadap tawaran pinjaman yang muncul melalui iklan di telepon genggam.
Julie turut mengingatkan masyarakat agar memperhatikan permintaan akses data pribadi ketika menggunakan aplikasi pinjaman online.
Ia mencontohkan, aplikasi yang meminta akses ke daftar kontak di telepon genggam berpotensi menyalahgunakan data tersebut. Akibatnya, orang lain yang nomor teleponnya tersimpan di dalam perangkat peminjam dapat ikut menerima pesan penagihan.
“Misalnya Kakak yang pinjam, tapi Kakak sama saya di handphone-nya ada nomor Kakak. Tiba-tiba saya yang dikasih tahu untuk menagih. Pernah sering dapat enggak kayak gitu?” kata Julie kepada peserta kegiatan.
Menurut dia, kejadian tersebut dapat terjadi ketika data kontak pengguna diberikan kepada penyedia pinjaman ilegal.
Oleh sebab itu, Julie mengingatkan masyarakat untuk tidak sembarangan memberikan akses terhadap data pribadi saat menggunakan aplikasi keuangan digital.
Masyarakat juga diminta memeriksa status perizinan penyedia pinjaman melalui kanal resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelum memutuskan untuk meminjam uang.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan