Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Birokrasi Perkuat Fiskal Daerah
Selain pemulihan bencana, Gubernur Melki juga menyoroti tantangan fiskal daerah di tengah keterbatasan transfer anggaran dari pemerintah pusat.
Ia meminta seluruh perangkat daerah mengubah cara pandang dalam mengelola keuangan daerah. Setiap perangkat daerah, kata dia, harus ikut memikirkan cara menciptakan nilai tambah dan meningkatkan pendapatan daerah sesuai kewenangannya.
Urusan pendapatan tidak boleh hanya dibebankan kepada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
Para pejabat diminta mampu melihat berbagai potensi yang dapat dikembangkan, memperluas objek pendapatan, mencegah kebocoran, serta mendorong digitalisasi pemungutan untuk memperkuat ruang fiskal daerah.
“Jangan hanya berpikir bagaimana membelanjakan anggaran, tetapi juga bagaimana menghasilkan nilai tambah, meningkatkan pendapatan, dan memperluas ruang fiskal pemerintah daerah,” tegasnya.
Menurut Melki, penguatan fiskal penting agar pemerintah daerah memiliki ruang yang lebih besar untuk membiayai kebutuhan masyarakat, termasuk sektor pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur.
Pejabat Diminta Jadi “Jenderal Lapangan”
Melki menggambarkan para pejabat sebagai “jenderal lapangan” yang harus menguasai persoalan secara langsung sehingga mampu mengambil keputusan dan menghadirkan solusi.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan