Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Menurut Thobias, berbagai persoalan tersebut membutuhkan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua, khususnya Dinas Dukcapil, dengan lembaga peradilan.
Ia berharap masyarakat dapat memperoleh solusi dan kepastian hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kita ingin anak-anak kita tidak terkendala hanya karena persoalan administrasi kependudukan. Jangan sampai ketika mereka mau sekolah, mengikuti seleksi CPNS, menjadi anggota Polri maupun TNI, atau melanjutkan pendidikan, mereka mengalami kendala karena dokumen kependudukan yang belum jelas,” ungkapnya.
Sabu Raijua Dorong Penguatan Pelayanan Masyarakat
Thobias juga menggambarkan kondisi geografis Sabu Raijua yang dikenal sebagai wilayah dengan kondisi kering dan musim kemarau yang relatif lebih panjang dibandingkan musim hujan.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak membuat masyarakat berhenti mengembangkan potensi daerah.
Di sektor pertanian, masyarakat mengembangkan sejumlah tanaman pangan seperti sorgum dan jagung. Sementara di sektor kelautan dan perikanan, masyarakat menggantungkan aktivitas ekonomi pada kegiatan nelayan, produksi garam, serta budidaya rumput laut.
Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua terus mendorong agar potensi tersebut dapat dikembangkan sejalan dengan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Pemkab Siap Dukung Rencana Kehadiran Pengadilan Negeri
Thobias menegaskan Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua siap membangun sinergi dengan Pengadilan Negeri Kupang dalam mendukung rencana kehadiran pelayanan Pengadilan Negeri di Sabu Raijua.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan