Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Mbay, RakyatNTT.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tanggap Bencana Universitas Nusa Cendana (Undana) Tim Nagekeo turut berperan dalam mengawal penyaluran bantuan beras dari Dinas Pangan Kabupaten Nagekeo kepada masyarakat terdampak bencana di Kelurahan Danga, Rabu (10/9/2026).
Bantuan pangan berupa lebih dari 28 ton beras tersebut dialokasikan bagi masyarakat yang tersebar di 42 Rukun Tetangga (RT) di wilayah Kelurahan Danga.
Sebelum bantuan disalurkan, pemerintah bersama para ketua RT terlebih dahulu menggelar rapat koordinasi untuk menyamakan pemahaman mengenai teknis dan mekanisme distribusi.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Tematik Tanggap Bencana Undana dilibatkan sebagai pengawas sekaligus pencatat jalannya rapat atau notulen.
Pelibatan mahasiswa diarahkan untuk membantu menjaga transparansi, ketertiban, dan efektivitas administrasi sehingga bantuan pangan pascabencana dapat disalurkan secara terorganisir dan tepat sasaran.
Mahasiswa Undana Terlibat dalam Administrasi Distribusi
Rapat koordinasi bersama para ketua RT menjadi tahapan awal sebelum bantuan beras disalurkan kepada masyarakat.
Sejumlah mahasiswa KKN Tematik Undana dipercaya menjadi notulen untuk mencatat seluruh hasil pembahasan, kesepakatan teknis, serta prosedur pelaksanaan distribusi.
Catatan tersebut kemudian menjadi salah satu pedoman dalam proses pembagian bantuan di lapangan.
Langkah tersebut dilakukan untuk menyelaraskan pemahaman para penanggung jawab wilayah di 42 RT sekaligus meminimalkan potensi kesalahpahaman selama proses distribusi berlangsung.
Keterlibatan mahasiswa tidak hanya berada pada aspek pencatatan. Tim KKN Tematik Tanggap Bencana Undana juga melakukan pengawasan langsung selama proses pendistribusian lebih dari 28 ton beras tersebut.
Mahasiswa memantau jalannya pembagian agar berlangsung tertib dan mengikuti mekanisme teknis yang telah disepakati dalam rapat koordinasi.
KKN Tanggap Bencana Dukung Transparansi Bantuan
Keterlibatan mahasiswa KKN Tematik Undana dalam penyaluran bantuan tersebut memperlihatkan bahwa kegiatan KKN tanggap bencana tidak hanya berfokus pada aksi kemanusiaan secara langsung.
Mahasiswa juga mengambil peran dalam mendukung tata kelola administrasi, koordinasi, pengawasan, dan transparansi distribusi bantuan pemerintah daerah pada masa pemulihan pascabencana.
Melalui keterlibatan tersebut, mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung mengenai pengelolaan bantuan kemanusiaan sekaligus membantu memastikan proses distribusi di tingkat kelurahan berjalan berdasarkan mekanisme yang telah disepakati bersama.
Pengawasan dan pencatatan menjadi bagian penting dalam proses distribusi bantuan, terutama ketika bantuan dalam jumlah besar harus disalurkan kepada masyarakat yang tersebar di banyak wilayah.
Dengan melibatkan mahasiswa di lapangan, proses koordinasi dan administrasi diharapkan dapat berjalan lebih tertib, sehingga bantuan pangan pascabencana dapat diterima masyarakat sesuai mekanisme yang telah ditetapkan. (*/rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan