Penggunaan teknologi tersebut diharapkan dapat memberikan hunian yang lebih aman bagi masyarakat yang sebelumnya kehilangan atau mengalami kerusakan tempat tinggal akibat gempa.

Program Bedah Rumah Digabung dengan Bantuan Pribadi

Rencana bantuan Rp5 miliar tersebut sebelumnya juga telah disampaikan Maruarar dalam agenda Danantara Housing Expo 2026 di NICE, PIK 2, Tangerang, Banten, Kamis (27/8/2026).

Saat itu, Ara menyebut pemerintah telah menyiapkan langkah awal untuk membantu pembangunan dan perbaikan rumah warga terdampak bencana.

“Kita sudah punya langkah awal yang siap untuk 500 rumah dari gotong-royong pihak swasta dan juga uang sejumlah Rp5 miliar mungkin itu akan dikombinasikan dengan program bedah rumah,” ujarnya.

Dengan skema tersebut, pemerintah berharap proses pemulihan hunian warga terdampak gempa NTT dapat dilakukan secara bertahap.

Bantuan Rp5 miliar dari Maruarar akan menjadi tambahan dukungan bagi program bedah rumah, sementara pembangunan 500 huntap diharapkan memberikan solusi hunian yang lebih aman dan layak bagi masyarakat terdampak bencana.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemulihan pascagempa dengan tidak hanya memperbaiki rumah yang rusak, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan hunian yang lebih aman terhadap potensi gempa di masa mendatang. (*/rnc)