Dalam pembahasan disebutkan terdapat sekitar 22 kelompok MPA/MMP, tetapi hanya sekitar 16–17 kelompok yang masih aktif. Kondisi tersebut antara lain dipengaruhi keterbatasan sarana-prasarana dan dinamika keanggotaan.

Kondisi itu akan menjadi bagian dari analisis kesenjangan dalam penyusunan Renkon.

Dengan demikian, dokumen tidak hanya memuat tugas masing-masing lembaga, tetapi juga menggambarkan sumber daya yang tersedia, kekurangan yang perlu dipenuhi, serta sumber daya yang dapat dimobilisasi ketika kebakaran terjadi.

Draft 0 Renkon Ditargetkan Menjadi Dasar Dokumen Final

Pertemuan perdana penyusunan Renkon Karhutla Kabupaten Kupang menjadi forum untuk menerjemahkan data, pengalaman lapangan, dan kapasitas masing-masing lembaga ke dalam dokumen perencanaan.

Forum tersebut menargetkan tiga hasil utama, yakni tersusunnya daftar data yang dibutuhkan beserta sumbernya, terbentuknya tim penyusun berikut pembagian tugas dan rencana kerja, serta tersusunnya Draft 0 Renkon Karhutla Kabupaten Kupang.

Draft 0 terdiri atas tujuh bab sesuai sistematika Peraturan BNPB Nomor 2 Tahun 2023, mulai dari pendahuluan dan situasi hingga pelaksanaan, administrasi dan sumber daya, pengendalian, serta pemutakhiran dan pengujian.