Ia menilai pengelolaan perimbangan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah tetap menjadi bagian penting dari tugas Menteri Keuangan. Namun, pada saat yang sama, kelancaran aktivitas industri dan perdagangan juga perlu menjadi perhatian agar perputaran ekonomi tidak mengalami hambatan.

“Untuk itu selain selaku bendahara negara dalam mengelola perimbangan keuangan pusat dan daerah yang tidak kalah penting adalah bagaimana agar roda perputaran ekonomi sektor swasta dalam hal ini industri dan perdagangan terus berputar dengan kencang jangan sampai terhambat,” katanya.

Harapan Kebijakan Pro-Growth

Saleh juga berharap kepemimpinan Suahasil Nazara di Kementerian Keuangan dapat mendorong kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi.

“Semoga Prof Suahasil terus mengedepankan kebijakan yang pro growth untuk langkah-langkahnya ke depan,” ujar Saleh Husin yang juga menjabat Wakil Ketua Umum Kadin bidang Perindustrian.

Suahasil Nazara sendiri dilantik untuk sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih periode 2024–2029. Dalam prosesi pelantikan di Istana Negara, Presiden Prabowo memandu pengucapan sumpah jabatan yang kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan.

Pergantian tersebut menjadikan Suahasil sebagai Menteri Keuangan ketiga pada pemerintahan Presiden Prabowo. Sebelumnya, Purbaya Yudhi Sadewa menjabat Menteri Keuangan sejak September 2025 setelah menggantikan Sri Mulyani Indrawati.