Perspektif tersebut menempatkan pemberdayaan ekonomi perempuan sebagai bagian dari upaya memperluas kesempatan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan.

Produk Lokal TTS Berpeluang Diperkuat

Pembahasan mengenai NKRI juga dikaitkan dengan pentingnya membangun ekonomi dari seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah yang memiliki karakteristik kepulauan seperti Nusa Tenggara Timur.

Mama-mama pelaku usaha memiliki pengetahuan mengenai sumber daya, produk dan kebutuhan ekonomi di lingkungannya. Pengetahuan tersebut dapat menjadi modal untuk mengembangkan produk lokal agar memiliki nilai tambah dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Produk pangan lokal, hasil pertanian, hasil laut, kuliner tradisional hingga kerajinan memiliki peluang untuk dikembangkan melalui peningkatan kualitas produksi, pengemasan, pemasaran dan distribusi.

Penguatan usaha perempuan pada akhirnya tidak hanya berpotensi meningkatkan pendapatan keluarga, tetapi juga dapat berkontribusi terhadap pengembangan ekonomi daerah.

Bhinneka Tunggal Ika dan Potensi Ekonomi Lokal

Nilai Bhinneka Tunggal Ika dalam diskusi juga dikaitkan dengan keragaman potensi ekonomi masyarakat.

Setiap daerah memiliki karakteristik, budaya, sumber daya dan keterampilan yang berbeda. Keragaman tersebut dapat menjadi kekuatan ekonomi apabila dikembangkan sesuai dengan potensi masing-masing wilayah.