“Pemerintah tidak membeda-bedakan atlet yang normal dan atlet disabilitas. Kita sama-sama membawa nama daerah ke luar. Apa pun yang teman-teman disabilitas raih, pasti teman-teman normal juga turut bangga. Kita sama-sama membanggakan daerah kita masing-masing,” jelasnya.

18 Atlet Berlaga di Atletik dan Tenis Meja

Wilfridus menjelaskan, kontingen NPC Kota Kupang akan mengikuti PEPARPEDA 2026 yang dikhususkan bagi pelajar penyandang disabilitas.

Sebanyak 18 atlet tersebut akan memperkuat Kota Kupang pada dua cabang olahraga, yaitu atletik dan tenis meja. Dari keseluruhan kontingen atlet, terdapat lima atlet perempuan dan sisanya merupakan atlet laki-laki.

“Sebentar pukul 18.00 WITA ada pembukaan PEPARPEDA, Pekan Paralimpik Pelajar. Khusus pelajar, kategori atlet yang kami bawa saat ini ada dua cabang olahraga, yaitu atletik dan tenis meja. Ada lima atlet perempuan dan sisanya teman-teman laki-laki,” jelas Wilfridus.

Keikutsertaan mereka diharapkan tidak hanya menjadi ajang mengejar prestasi, tetapi juga memperkuat semangat kesetaraan dalam olahraga serta membuka ruang lebih luas bagi pelajar penyandang disabilitas untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. (*/rnc)