Busana tersebut memiliki motif Kalong Aga yang menggambarkan kesederhanaan dalam jiwa yang berwibawa, kuat, percaya diri, serta memiliki hubungan erat dengan alam dan leluhur.

Selvi juga mengenakan busana dengan dominasi warna merah. Dalam tradisi Dayak Kenyah, warna merah memiliki makna semangat dan keberanian dalam menghadapi kehidupan.

Warna tersebut sekaligus merepresentasikan kekuatan batin serta keteguhan untuk tidak mudah menyerah.

Iklan

Busana Adat jadi Simbol Keberagaman Indonesia

Penampilan Gibran dan Selvi dalam balutan busana adat dari dua wilayah berbeda menjadi salah satu perhatian dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka.

Busana adat Rote yang dikenakan Gibran merepresentasikan kekayaan budaya NTT, sementara pakaian adat Dayak Kenyah yang dikenakan Selvi memperlihatkan kekayaan tradisi masyarakat Kalimantan.

Perpaduan tersebut mencerminkan semangat keberagaman Indonesia yang menjadi bagian penting dalam membangun persatuan nasional.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun ini mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Kehadiran Gibran dan Selvi dengan busana adat dari daerah berbeda turut menjadi simbol keberagaman budaya dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. (*/rnc)