Tambolaka, RakyatNTT.ID – Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), bergerak cepat memberikan bantuan kepada korban kebakaran rumah di Kampung Bondo Delo, Desa Weri Lolo, Kecamatan Wewewa Selatan, Senin (31/8/2026).

Kepala BPBD SBD, Stefanus Malo, mengatakan dirinya langsung turun ke lokasi kejadian setelah mendapat informasi mengenai kebakaran yang menghanguskan rumah milik Agustinus Ngongo.

Selain meninjau lokasi, BPBD SBD juga menyerahkan bantuan tanggap darurat kepada korban yang kehilangan tempat tinggal beserta seluruh harta bendanya.

“Saya sudah langsung turun dan antar bantuan tadi,” kata Stefanus saat dikonfirmasi, Senin malam.

Adapun bantuan yang disalurkan BPBD SBD berupa dua kasur busa, lima paket mie instan dengan total 40 bungkus, serta satu karung beras seberat 50 kilogram.

Selain itu, BPBD juga menyerahkan dua selimut dan perlengkapan anak-anak.

“Perlengkapan anak-anak itu, di dalamnya ada sabun, perlengkapan dapur, dan perlengkapan cuci,” ujar Stefanus.

Menurut dia, bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk penanganan awal bagi keluarga korban yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.

Sementara untuk data kerugian dan barang-barang yang terbakar, Stefanus mengatakan pihaknya masih menunggu data yang lebih rinci dari pemerintah desa setempat.

“Datanya masih sementara dikumpulkan. Besok baru mungkin lebih detail,” katanya.

Sebelumnya, sebuah rumah panggung milik Agustinus Ngongo di Kampung Bondo Delo, Desa Weri Lolo, ludes dilalap api pada Senin.

Seluruh isi rumah dilaporkan hangus terbakar. Bahkan, seekor babi milik korban turut mati dalam peristiwa tersebut.

Saat kebakaran terjadi, tidak ada orang dewasa di dalam rumah. Hanya anak-anak korban yang berada di lokasi.

Berdasarkan informasi sementara, api diduga berasal dari bagian belakang rumah. Namun, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

Akibat peristiwa itu, Agustinus Ngongo bersama tiga orang anaknya kehilangan tempat tinggal dan seluruh harta benda yang berada di dalam rumah.

Hingga Senin malam, nilai kerugian akibat kebakaran tersebut masih dalam pendataan. (rnc29)