Penguatan tenaga kesehatan, mobilisasi peralatan medis, hingga evakuasi korban ke rumah sakit menjadi bagian penting dalam tahap penanganan berikutnya.

Di sisi lain, aktivitas gempa yang masih fluktuatif membuat kewaspadaan tetap menjadi perhatian utama. Dengan jumlah gempa susulan mencapai 2.119 kali, masyarakat di wilayah terdampak masih perlu mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan lembaga berwenang.

Tim SAR Gabungan bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, tenaga kesehatan, serta unsur relawan terus berkoordinasi untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat ditangani secara bertahap. (rnc)