Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Memasuki hari keempat operasi, Tim SAR melakukan penyisiran di sejumlah wilayah terdampak.
Menurut Bramantyo, operasi pencarian kini lebih banyak difokuskan pada penyisiran karena berdasarkan laporan masyarakat, tidak ada lagi keluarga yang tercatat masih dalam pencarian.
“Sampai hari ini hari keempat, sampai pagi tadi, kami lakukan penyisiran di wilayah terdampak. Karena sampai hari ketiga kemarin relatif operasi yang dilaksanakan tinggal penyisiran berdasarkan laporan dari para korban tidak ada lagi saudara mereka yang tercatat masih dalam pencarian,” ujarnya.
Dengan kondisi tersebut, tim SAR mulai mengarahkan kekuatan pada penyisiran sekaligus mendukung proses pemulihan di wilayah terdampak.
Tim SAR Perkuat Dukungan Kesehatan
Selain pencarian dan evakuasi korban, Basarnas juga membantu penguatan layanan kesehatan di daerah yang terdampak cukup parah dan sulit dijangkau.
Salah satu wilayah yang menjadi perhatian adalah Lambaleda, Manggarai Timur. Tim SAR membantu pelaksanaan penguatan layanan kesehatan sesuai arahan Menteri Kesehatan.
Untuk mendukung kebutuhan tersebut, KN SAR Antareja dari Kupang dikerahkan untuk membantu mobilisasi tenaga medis dan relawan.
Sebanyak 40 tenaga medis dari Kodam IX/Udayana dan relawan dari D’Asadoma digeser dan ditempatkan melalui Reo, Kabupaten Manggarai.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan