Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Upacara bendera juga melibatkan paduan suara SMA Negeri 5 Kupang yang turut mengiringi dengan lagu-lagu nasional dan lagu daerah.
Tanpa Seremonial dan Pesta Rakyat
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, peringatan HUT Kemerdekaan RI kali ini dirayakan sederhana. Tidak ada acara seremonial tambahan selepas upacara bendera.
Usai upacara, Gubernur Melki Laka Lena menegaskan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan RI tahun ini digelar secara sederhana sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap masyarakat di Pulau Flores yang tengah menghadapi dampak bencana gempa bumi.
Gubernur mengatakan, Pemerintah Provinsi NTT memilih untuk tidak menyelenggarakan kegiatan seremonial maupun pesta rakyat setelah upacara. Hal yang sama juga akan dilakukan pada upacara penurunan bendera pada Senin sore yang akan berlangsung tanpa acara tambahan, termasuk tanpa tos kenegaraan. “Ini bagian dari kami turut merasakan kondisi yang terjadi di Pulau Flores,” ujar Gubernur.
Melki Laka Lena mengaku telah mengimbau kepala daerah di seluruh daratan Flores agar tetap melaksanakan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, meskipun dilaksanakan secara sederhana dan hanya berupa upacara bendera.
Menurutnya, keputusan tersebut sekaligus menjadi bentuk pengalihan perhatian dan sumber daya pemerintah untuk memperkuat koordinasi penanganan dampak gempa bumi di Flores.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan