Sinkronisasi data akademik antarunit juga menjadi bagian penting untuk memastikan informasi yang digunakan dalam pengambilan keputusan memiliki tingkat akurasi dan konsistensi yang baik.

Selain itu, seluruh pemetaan kendala, masukan, serta mitigasi risiko drop out (DO), khususnya bagi mahasiswa tingkat akhir, akan dihimpun dan dikaji sebagai bahan penyusunan kebijakan.

Melalui langkah tersebut, Undana menargetkan tata kelola akademik yang lebih responsif, terukur, dan mampu memberikan pendampingan kepada mahasiswa secara lebih cepat.

Berbagai hasil evaluasi tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui perumusan langkah-langkah perbaikan menjelang perkuliahan Semester Ganjil TA 2026/2027.

Upaya ini diharapkan mampu menciptakan proses perkuliahan yang lebih tertib dan efektif sekaligus memperkuat komitmen Undana dalam memastikan mahasiswa dapat menyelesaikan studi secara tepat waktu. (*/rnc)