POB tersebut diharapkan tidak hanya memberikan kepastian bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi pedoman bagi dosen dan pengelola program studi dalam proses pembimbingan, ujian hingga penyelesaian administrasi akademik.

POB Tugas Akhir Terintegrasi Siadiknona

Wakil Rektor I Bidang Akademik Undana, Prof. Dr. drh. Annytha I.R. Detha, M.Si., menekankan bahwa digitalisasi menjadi salah satu kunci dalam penerapan POB baru tersebut.

Melalui sistem digital, proses penyelesaian tugas akhir dapat dipantau secara lebih transparan dan terukur.

“Melalui POB ini, kita ingin membangun alur penyelesaian tugas akhir yang seragam, jelas, dan terintegrasi digital lewat Siadiknona. Kuncinya adalah mengoptimalkan mata kuliah Metodologi Penelitian agar draf proposal matang lebih awal, sehingga mahasiswa punya acuan timeline yang pasti untuk lulus tepat waktu,” kata Annytha.

Dengan sistem tersebut, mahasiswa diharapkan memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai tahapan yang harus diselesaikan sejak penyusunan proposal hingga ujian akhir.

Skripsi S1 Ditargetkan Selesai dalam 5 Bulan

Untuk jenjang Sarjana (S1), tim penyusun memproyeksikan durasi penyelesaian skripsi dipangkas dari sebelumnya enam bulan menjadi lima bulan.