Rizky Pradita Manafe menegaskan bahwa kemampuan menjaga kerahasiaan menjadi aspek penting karena persoalan kesehatan mental merupakan isu yang sangat personal.

“Masalah mental adalah sesuatu yang privat. Karena itu dibutuhkan orang-orang yang mampu menjaga rahasia serta memiliki kemampuan komunikasi verbal maupun nonverbal yang baik,” katanya.

Selain membentuk kelompok pendukung sebaya, rapat juga menyepakati pelibatan tenaga kependidikan dalam program MCC serta mempertimbangkan kehadiran psikiater untuk menangani mahasiswa dengan kondisi depresi berat yang membutuhkan penanganan lanjutan.

Melalui program ini, Undana menargetkan terciptanya budaya kampus yang lebih peduli terhadap kesehatan mental, menurunkan stigma terhadap gangguan psikologis, memperluas akses bantuan bagi mahasiswa, serta menekan angka depresi dan risiko bunuh diri di lingkungan perguruan tinggi. (*/rnc)