Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Untuk menyambut mahasiswa angkatan pertama, pihak Undana menyatakan telah menyiapkan sejumlah kebutuhan akademik. Persiapan tersebut mencakup penyediaan fasilitas laboratorium, penguatan kapasitas tenaga pengajar, hingga penyusunan kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan industri.
Wakil Rektor IV Undana, Prof. Philiphi de Rozari, menegaskan kesiapan institusi untuk menjalankan program studi tersebut.
“Undana berkomitmen menyiapkan laboratorium, penguatan kapasitas dosen, hingga kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri guna menyambut mahasiswa angkatan pertama pada Fakultas Sains dan Teknologi,” tegas Philiphi.
Sementara itu, Dirjen EBTKE Kementerian ESDM Prof. Eniya Listiani Dewi berharap keberadaan program studi baru tersebut dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan energi panas bumi di Indonesia.
“Dengan adanya prodi baru ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan geothermal di Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Timur,” ujar Eniya.
Dalam kesempatan tersebut, Kementerian ESDM juga menyampaikan belasungkawa dan empati mendalam atas musibah gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 yang menimpa masyarakat Flores, NTT.
Cetak Tenaga Ahli Geothermal dari NTT
Kehadiran Prodi Teknik Geologi Konsentrasi Geothermal di Undana dinilai memiliki arti penting bagi pengelolaan potensi energi panas bumi di NTT.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan