Melalui pendampingan yang diberikan, nelayan mulai diperkenalkan pada pola pengolahan yang dapat memperpanjang masa simpan sekaligus meningkatkan nilai jual produk.

Keterampilan diversifikasi produk, pengemasan, hingga strategi penetapan harga diharapkan mampu memperpendek keterbatasan rantai pemasaran tradisional yang selama ini membatasi pendapatan masyarakat pesisir.

Kelompok Maju Bersama Didorong Lebih Mandiri

Kemampuan mengolah hasil tangkapan menjadi produk bernilai tambah diharapkan dapat meningkatkan daya tawar Kelompok Maju Bersama.

Iklan

Produk yang memiliki masa simpan lebih panjang, kemasan lebih baik, identitas produk yang jelas, serta strategi pemasaran yang tepat berpeluang menjangkau pasar yang lebih luas.

Program tersebut sekaligus menjadi bentuk sinergi antara Undana, pemerintah daerah, dan masyarakat pesisir Kelurahan Namosain dalam mengoptimalkan potensi perikanan lokal.

Dalam jangka panjang, peningkatan kapasitas kelompok diharapkan dapat membuka peluang usaha baru dan meningkatkan pendapatan keluarga nelayan secara mandiri dan berkelanjutan.

Melalui pendekatan ekonomi biru, Undana tidak hanya mendorong masyarakat pesisir meningkatkan nilai ekonomi hasil laut, tetapi juga membangun kesadaran bahwa pemanfaatan sumber daya perikanan harus berjalan seiring dengan upaya menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir Namosain. (*/rnc)