Ia menyoroti adanya pertandingan yang berlangsung hingga larut malam, bahkan pernah mencapai sekitar pukul 01.30 WITA.

Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian karena dapat memengaruhi kebugaran dan kondisi fisik atlet. Karena itu, pengaturan jadwal pertandingan pada penyelenggaraan berikutnya diharapkan dapat dibuat lebih efektif dengan tetap mempertimbangkan waktu istirahat dan kesehatan para pemain.

Dengan berakhirnya Turnamen Bola Voli Bupati Sabu Raijua Cup II 2026, pemerintah berharap kompetisi ini memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga daerah.

Lebih dari sekadar mencari juara, turnamen diharapkan menjadi salah satu jalan untuk menemukan dan membina talenta-talenta muda yang kelak mampu mengharumkan nama Sabu Raijua di tingkat provinsi maupun nasional.

Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh masyarakat dan aparat keamanan yang telah ikut menjaga pelaksanaan turnamen sehingga berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. (*/rnc)