Keempat, Afirmasi Profesi dan Kesejahteraan. Pilar ini berkaitan dengan perhatian terhadap profesi serta kesejahteraan masyarakat yang terlibat dalam ekosistem program.

Kelima, Advokasi Publik dan Literasi Narasi. Melalui pilar ini, REL-MBG mendorong penyampaian informasi dan pemahaman publik mengenai Program Makan Bergizi Gratis secara lebih baik.

Keenam, Penguatan Rantai Pasok dan Ekonomi Kerakyatan. Pilar ini diarahkan agar program MBG tidak hanya menghasilkan manfaat dari sisi pemenuhan gizi, tetapi juga dapat memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat.

MBG Diharapkan Beri Dampak Ekonomi

Penguatan rantai pasok menjadi salah satu bagian penting dalam konsep kerja REL-MBG.

Program Makan Bergizi Gratis memiliki ekosistem yang melibatkan berbagai pihak, sehingga pelaksanaannya diharapkan dapat membuka ruang bagi masyarakat untuk ikut berperan.

Dengan penguatan ekonomi kerakyatan, program tersebut diharapkan dapat memberikan efek berganda kepada pelaku usaha, petani, peternak, nelayan, serta kelompok masyarakat lainnya sesuai dengan potensi masing-masing daerah.

Dalam konteks NTT, pendekatan tersebut menjadi penting karena setiap kabupaten memiliki karakteristik ekonomi dan sumber daya yang berbeda.