Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Kami membangun rumah sakit lapangan itu selama kurang lebih hampir 30 jam dini hari dengan kondisi cuaca yang dingin dan dengan 13 personel yang membangun rumah sakit lapangan ini,” ujar dr. Franky.
Sebanyak 13 personel dikerahkan Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes untuk membangun sekaligus memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak gempa di Kabupaten Manggarai.
Operasi Pertama jadi Penanda RS Lapangan Mulai Berfungsi
Dr. Franky mengapresiasi kerja seluruh personel yang memungkinkan RS Lapangan segera digunakan untuk pelayanan pasien.
Salah satu layanan yang telah diberikan adalah operasi terhadap pasien anak yang mengalami patah tulang paha akibat gempa.
“Hari ini kami bersyukur telah berlangsung operasi pertama di rumah sakit lapangan yang berada di Stadion Golo Dukal di Kabupaten Manggarai. Dan 13 orang ini adalah orang-orang yang hebat,” katanya.
Menurutnya, pembangunan RS Lapangan merupakan bagian dari respons cepat Kemenkes untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses layanan kesehatan ketika fasilitas kesehatan permanen mengalami gangguan akibat bencana.
“Mereka adalah orang-orang yang luar biasa yang dikirimkan oleh Pusat Krisis Kementerian Kesehatan untuk membantu masyarakat, saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Kabupaten Manggarai,” ujar dr. Franky.
Perkuat Layanan Kesehatan Pascagempa
Dengan mulai beroperasinya RS Lapangan Ruteng, masyarakat terdampak gempa di Kabupaten Manggarai memiliki tambahan akses terhadap pelayanan kesehatan.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan