Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Dana tersebut merupakan bantuan kemasyarakatan Presiden atau tambahan Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk memperkuat penanganan bencana di NTT.
Pemerintah pusat sebelumnya telah mentransfer dana tersebut pada Senin (24/8/2026).
Meski Flores Timur tidak menjadi wilayah yang terdampak langsung gempa bumi, pemerintah kabupaten setempat tetap mendapatkan alokasi Rp20 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk menangani dampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.
Pemprov NTT Libatkan Toko dan Kios untuk Bantu Pengungsi
Selain dukungan dana dari pemerintah pusat, Gubernur Emanuel juga menjelaskan strategi pemerintah daerah dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana tetap terpenuhi.
Pemprov NTT mengerahkan toko dan kios masyarakat untuk membantu menyediakan kebutuhan dasar bagi warga di wilayah terdampak.
Mekanismenya, toko dan kios diperbolehkan menyalurkan kebutuhan masyarakat terlebih dahulu, sementara pembayaran akan dilakukan oleh pemerintah.
“Kita bilang pokoknya semua toko-kios silakan memberikan dukungan bagi masyarakat, nanti provinsi bayar atau pemerintah bayar,” jelas Emanuel.
Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat terdampak tidak mengalami kekurangan makanan, minuman, selimut maupun matras selama masa tanggap darurat.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan