Menurut SP Flobamoratas, keuntungan pembangunan dapat dinikmati oleh pihak tertentu, sementara biaya sosial dan ekologis justru ditanggung masyarakat, termasuk perempuan.

Perempuan Diminta Dilibatkan dalam Pengambilan Keputusan

Persoalan lain yang disoroti adalah minimnya partisipasi bermakna masyarakat dalam proses pengadaan tanah dan pembangunan.

SP Flobamoratas menilai dalam sejumlah kasus, masyarakat baru mendapatkan sosialisasi setelah keputusan pembangunan ditetapkan. Kondisi tersebut membuat warga tidak sepenuhnya ditempatkan sebagai subjek yang memiliki hak menentukan masa depan ruang hidupnya.

Situasi tersebut dinilai lebih kompleks bagi perempuan.

Dalam sejumlah struktur sosial, suara perempuan masih kerap disampaikan melalui kepala keluarga atau mekanisme lain yang belum tentu memberikan ruang partisipasi yang setara.

Karena itu, mereka menilai partisipasi perempuan harus menjadi bagian penting dalam setiap proses pengambilan keputusan terkait pembangunan yang berdampak terhadap kehidupan masyarakat.

Poco Leok jadi Contoh Perjuangan Perempuan Mempertahankan Tanah

Pengalaman masyarakat adat Poco Leok, Kabupaten Manggarai, disebut menjadi salah satu gambaran nyata mengenai perjuangan mempertahankan ruang hidup.