So’E, RakyatNTT.ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) TTS menggelar rapat kerja daerah (Rakerda) yang dirangkai dengan pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) serta pengukuhan relawan PAN se-Kabupaten Timor Tengah Selatan. Kegiatan ini digelar di Aula Petra, Kota Soe, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ajang konsolidasi besar PAN untuk memperkuat soliditas organisasi, menyatukan langkah seluruh kader, serta mematangkan strategi menghadapi berbagai agenda politik mendatang.

 

Rakerda PAN TTS dibuka langsung oleh Ketua DPW PAN NTT Ahmad Yohan didampingi Simon Petrus Kamlasi selaku perwakilan pengurus DPP PAN. Jajaran pengurus PAN NTT yang hadir diantaranya Sekretaris Marthen A. Lenggu, Ketua POK PAN NTT Imanuel Pasar, Ketua PUAN PAN NTT Agustina Haba, Ketua BM PAN NTT Kamarudin dan sejumlah pengurus lainnya. Dari jajaran PAN TTS, hadir Ketua DPD PAN TTS Viktor Soinbala, pengurus DPC se-Kabupaten TTS, kader, simpatisan, dan relawan.

Dalam sambutannya, Ketua DPD PAN TTS, Victor Soinbala dalam sambutannya menyebut bahwa Rakerda menjadi kesempatan untuk melakukan konsolidasi secara menyeluruh demi membesarkan PAN di TTS.

Menurutnya, pelantikan pengurus DPC dan pengukuhan relawan merupakan langkah strategis untuk membangun organisasi yang semakin solid, disiplin, dan siap melayani masyarakat.

“Hari ini kita memperkuat barisan. Seluruh pengurus, DPC, dan relawan harus bergerak dalam satu komando untuk membesarkan PAN dan memperjuangkan kepentingan masyarakat TTS,” tegas Viktor.

Target Besar PAN TTS di 2029

Viktor juga menegaskan komitmen besar PAN TTS ke depan. Ia menargetkan PAN mampu menjadi kekuatan utama di legislatif.

“Pada tahun 2029, kami pastikan PAN memiliki satu fraksi utuh di DPRD TTS. Kami juga bertekad memperoleh kursi di DPRD Provinsi, serta meraih 2 kursi DPR RI dari daerah pemilihan NTT II,” tegasnya.

Menurutnya, target tersebut dapat tercapai dengan mengandalkan kekuatan tokoh-tokoh potensial PAN di NTT seperti Simon Petrus Kamlasi, Jefri Riwu Kore, Jane Natalia, dan Khristofel Praing.

“Dengan kekuatan tokoh potensial seperti itu, kami yakin target ini pasti tercapai,” ujarnya penuh keyakinan.

Sementara Ketua DPW PAN NTT, Ahmad Yohan, mengapresiasi semangat konsolidasi yang ditunjukkan PAN TTS. Menurutnya, organisasi yang kuat dibangun melalui kerja kolektif, loyalitas kader, serta kedekatan dengan masyarakat.

Ia mengajak seluruh kader menjadikan PAN sebagai rumah perjuangan yang terus menghadirkan solusi atas berbagai persoalan rakyat.

“Kekuatan PAN bukan hanya terletak pada jumlah kader, tetapi pada kesediaan seluruh kader untuk bekerja nyata bagi masyarakat. Jika struktur partai solid hingga tingkat bawah, maka kepercayaan rakyat akan semakin besar,” ujarnya

Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa konsolidasi organisasi merupakan instruksi partai untuk memperkuat kesiapan menghadapi dinamika politik sekaligus memastikan seluruh struktur PAN tetap aktif menjalankan fungsi pelayanan kepada masyarakat.

Ia berharap Rakerda menghasilkan program kerja yang terukur, memperkuat kaderisasi, serta meningkatkan kontribusi PAN terhadap pembangunan daerah

“Rakerda harus menghasilkan langkah-langkah nyata. Pengurus yang telah dilantik harus bekerja, relawan yang telah dikukuhkan harus menjadi ujung tombak PAN di tengah masyarakat. Politik PAN adalah politik pengabdian,” tegas Ahmad Yohan.

Pada kesempatan yang sama, Simon Petrus Kamlasi yang mewakili Pengurus DPP PAN mengucapkan terima kasih kepada DPW PAN NTT atas pelantikan yang telah terlaksana dengan baik.

Simon juga berpesan khusus kepada seluruh kader dan relawan PAN di TTS untuk memperkuat struktur partai hingga ke tingkat paling bawah.

“Tata organisasi dengan rapi hingga ke akar rumput. Jaga harkat dan martabat masyarakat TTS,” tegasnya

Kegiatan pelantikan dan Rakerda ini diharapkan menjadi energi baru bagi kader PAN di TTS untuk bekerja lebih militan dalam menghadapi agenda politik 2029. (rnc26)