Pusat gempa berada sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, dengan kedalaman 10 kilometer.

Tidak lama berselang, gempa magnitudo 6,2 juga tercatat pada pukul 06.13 WITA. Pusat gempa kedua berada di laut sekitar 46 kilometer timur laut Labuan Bajo dengan kedalaman 10 kilometer.

Rangkaian gempa tersebut berdampak pada sejumlah wilayah di Flores dan sekitarnya sehingga pemeriksaan terhadap infrastruktur transportasi udara menjadi salah satu langkah penting dalam penanganan bencana.

Ditjen Hubud Prioritaskan Keselamatan

Ditjen Perhubungan Udara menegaskan bahwa keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas utama. Pemeriksaan terhadap fasilitas dan infrastruktur bandar udara serta fasilitas navigasi penerbangan terus dilakukan untuk mendapatkan gambaran kondisi terbaru.

Selain pemeriksaan fasilitas, pemerintah juga menyiapkan dukungan untuk pengiriman bantuan kepada masyarakat terdampak melalui skema Get Airport Ready for Disaster (GARD).

Skema tersebut menjadi bagian dari kesiapan sektor penerbangan dalam mendukung penanganan bencana, termasuk memastikan bandara dapat berfungsi sebagai bagian dari jalur distribusi bantuan apabila diperlukan.

Masyarakat pengguna jasa transportasi udara di wilayah terdampak diminta tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari pengelola bandara maupun maskapai penerbangan.