Ia mengajak seluruh peserta untuk tampil percaya diri sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya NTT kepada peserta dari seluruh penjuru Indonesia.

“Tunjukkan kepada seluruh peserta dari penjuru nusantara bahwa anak-anak NTT adalah pribadi yang ramah, disiplin, berani, berkarakter, dan senantiasa menjunjung tinggi kebhinekaan. Jadikan kebudayaan kita sebagai daya tarik dan kebanggaan di panggung nasional,” pesannya.

Selain itu, Gubernur Melki mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Menurutnya, aktivitas di perkemahan membutuhkan kesiapan fisik dan mental yang baik sehingga setiap peserta harus mematuhi arahan para pembina serta saling menjaga satu sama lain. Ia juga mendorong para peserta memanfaatkan Jamnas sebagai ruang belajar dan memperluas jejaring persahabatan.

“Manfaatkan kesempatan ini untuk membangun jaringan persahabatan dengan sesama peserta dari provinsi lain. Belajarlah dari mereka, dan bagikan pula hal-hal baik yang ada di Nusa Tenggara Timur,” katanya.

Kepada para pembina dan pimpinan kontingen, Gubernur menitipkan seluruh peserta agar didampingi dengan penuh tanggung jawab dan kasih sayang.

“Saya titipkan anak-anak kita. Dampingi mereka dengan penuh rasa kasih sayang, tanggung jawab, dan kesabaran. Pastikan seluruh kebutuhan teknis, kesehatan, dan keamanan mereka selama mengikuti kegiatan Jambore Nasional di Jakarta dapat terpenuhi dengan baik dari awal hingga kembali ke NTT,” ujarnya.