Sistem tersebut juga menyediakan informasi mengenai persyaratan serta tahapan pelayanan. Dengan demikian, peneliti tidak perlu lagi menghadapi proses administratif yang panjang dan dilakukan secara berulang.

“Penerapan informasi digital ini bukan sekadar untuk membuat pelayanan mudah, namun juga untuk menciptakan budaya pelayanan dengan cepat, transparan, akuntabel serta responsif dan berorientasi pada kebutuhan,” ujar Noldy.

Digitalisasi layanan tersebut dinilai relevan bagi Universitas Nusa Cendana (Undana), mengingat aktivitas penelitian dosen dan mahasiswa membutuhkan berbagai proses administratif, termasuk pengurusan rekomendasi penelitian.

Iklan

Dengan adanya SIRLIT, proses pengurusan rekomendasi penelitian diharapkan dapat dilakukan secara lebih praktis melalui layanan berbasis digital.

Kesbangpol NTT Perkenalkan Cara Penggunaan SIRLIT

Dalam kegiatan sosialisasi, peserta diperkenalkan dengan sistem SIRLIT melalui penayangan video mengenai aplikasi tersebut.

Kesbangpol Provinsi NTT kemudian memberikan praktik secara langsung mengenai tata cara menggunakan SIRLIT. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab bersama peserta.

Langkah ini dilakukan agar para calon pengguna memahami alur pelayanan sekaligus mengetahui persyaratan yang harus dipenuhi dalam mengajukan rekomendasi penelitian.