Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kapolri mengatakan Polri bersama berbagai unsur terkait terus membagi tugas untuk menjangkau wilayah terdampak, termasuk lokasi pengungsian yang membutuhkan bantuan.
Polri Dirikan 8 Posko Penanganan Bencana
Untuk memperkuat penanganan masyarakat terdampak, Polri telah mendirikan delapan posko yang berfungsi sebagai pusat pelayanan dan koordinasi.
Posko tersebut juga digunakan untuk menginventarisasi kebutuhan masyarakat yang berkembang di lapangan.
Data kebutuhan tersebut kemudian menjadi dasar untuk mendorong distribusi bantuan secara lebih tepat sasaran.
Hingga saat ini, Polri telah menyalurkan 247,66 ton bantuan yang berasal dari Mabes Polri maupun Polda jajaran.
Bantuan tersebut meliputi bahan makanan, kebutuhan sandang, perlengkapan pengungsian, obat-obatan, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya.
“Bantuan tersebut akan terus kami dorong sesuai hasil evaluasi kebutuhan masyarakat di setiap wilayah,” ucap Sigit.
MCK dan Tempat Tinggal Sementara Masih Dibutuhkan
Dalam peninjauan langsung ke lokasi pengungsian, masih ditemukan sejumlah kebutuhan yang harus segera dipenuhi.
Sigit menyebut kebutuhan tersebut antara lain fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), tempat tinggal sementara, perlengkapan pengungsian, dan kebutuhan dasar lainnya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan