“Pemerintah Kabupaten Alor menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Pangdam IX/Udayana bersama seluruh jajaran yang telah bahu-membahu mengerjakan jembatan ini dengan penuh keikhlasan dan semangat pengabdian,” ujar Yustus.

Menurutnya, kehadiran jembatan tersebut sangat berarti bagi masyarakat, terutama warga dari tiga wilayah desa yang kini terhubung.

Ia menilai pembangunan Jembatan Perintis Garuda Alimebung menjadi bentuk nyata sinergi dan gotong royong antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjawab kebutuhan pembangunan di wilayah.

“Pembangunan seperti ini menunjukkan bahwa ketika TNI, pemerintah dan masyarakat bekerja bersama, berbagai kebutuhan masyarakat dapat dijawab secara nyata. Pemerintah Kabupaten Alor tentu sangat mengapresiasi semangat pengabdian seperti ini, terlebih manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat,” katanya.

Yustus berharap masyarakat dapat memanfaatkan jembatan tersebut secara optimal sekaligus ikut menjaga dan memeliharanya agar manfaat pembangunan dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Menurutnya, konektivitas yang semakin baik akan memudahkan masyarakat mengakses pusat pelayanan, mengangkut hasil produksi, menjalankan perdagangan, serta mengembangkan berbagai aktivitas ekonomi.

Perkuat Konektivitas di Wilayah Kepulauan

Pemerintah Kabupaten Alor memandang pembangunan infrastruktur konektivitas memiliki posisi strategis bagi daerah kepulauan.