Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Maumere, RakyatNTT.ID – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui inisiatif SIGAP (Siap Tanggap Keadaan Darurat) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bantuan tersebut disalurkan di dua titik terdampak gempa, yakni Kota Mbay, Kabupaten Nagekeo, dan Kota Maumere, Kabupaten Sikka.
Dukungan Indosat mencakup berbagai kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pangan, layanan kesehatan dan sanitasi, hingga perlengkapan tidur. Bantuan ini menjadi bagian dari respons perusahaan untuk mendukung masyarakat selama masa tanggap darurat pascagempa 15 Agustus 2026.
Indosat Berikan Dukungan Komunikasi Gratis
Selain bantuan kebutuhan dasar, Indosat juga memberikan dukungan komunikasi khusus bagi masyarakat di wilayah Flores melalui brand IM3 dan Tri.
Dukungan tersebut berupa kuota internet 3 GB, 100 menit telepon, serta 100 SMS ke semua operator.
Fasilitas komunikasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat tetap terhubung dengan keluarga, petugas kebencanaan, maupun pihak lain yang dibutuhkan selama kondisi darurat.
Ketersediaan jaringan komunikasi menjadi salah satu kebutuhan penting dalam situasi bencana, terutama untuk mempercepat penyampaian informasi dan koordinasi penanganan di lapangan.
Sekitar 40 Persen Pemancar Terdampak Listrik
Dari sisi infrastruktur telekomunikasi, Indosat melakukan pemantauan jaringan secara real-time selama 24 jam setiap hari melalui command center.
Perusahaan juga menyiagakan tim teknis di sejumlah titik terdekat dengan wilayah terdampak. Tim tersebut didukung kendaraan operasional, pasokan bahan bakar minyak (BBM), genset tambahan yang didatangkan dari luar pulau, serta baterai cadangan untuk Base Transceiver Station (BTS).
Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat pemulihan layanan komunikasi setelah sekitar 40 persen pemancar Indosat di Flores terdampak pemadaman listrik skala luas pascagempa bumi pada 15 Agustus 2026.
Upaya pemulihan jaringan dilakukan agar masyarakat tetap dapat menggunakan layanan telekomunikasi di tengah proses penanganan bencana.
643 Site Indosat di NTT Berfungsi Penuh
Indosat menyebut sejak 17 Agustus 2026, sebanyak 643 site yang dioperasikan perusahaan di Nusa Tenggara Timur telah kembali berfungsi sepenuhnya.
Ratusan site tersebut mendukung kebutuhan komunikasi masyarakat di wilayah terdampak bencana sekaligus menunjang aktivitas penanganan dan pemulihan pascagempa.
Indosat juga terus berkoordinasi dengan PLN, penyedia jaringan serat optik, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), BPBD, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Koordinasi dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk menjaga keberlangsungan layanan komunikasi selama kondisi darurat maupun memasuki tahap pemulihan.
Indosat Sesuaikan Bantuan dengan Kebutuhan Lapangan
Director and Chief Operating Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Syed Bilal Kazmi, menyampaikan keprihatinannya terhadap masyarakat Flores yang terdampak gempa.
“Kami turut prihatin atas gempa yang berdampak pada masyarakat di Flores. Dalam situasi seperti ini, yang terpenting adalah memastikan dukungan dapat menjawab kebutuhan yang paling mendesak,” ujar Syed Bilal Kazmi.
Ia mengatakan, Indosat terus berkoordinasi dengan BPBD dan pihak terkait untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memastikan layanan komunikasi tetap tersedia selama masa tanggap darurat.
Menurutnya, dukungan melalui program Indosat SIGAP akan terus disesuaikan dengan perkembangan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Koordinasi bersama BPBD dan pemangku kepentingan lainnya juga akan dilanjutkan sepanjang masa tanggap darurat hingga proses pemulihan.
Melalui semangat #LebihBaikIndosat, perusahaan menegaskan komitmennya untuk hadir membantu masyarakat terdampak bencana, baik melalui dukungan kebutuhan dasar maupun memastikan konektivitas tetap tersedia di wilayah Flores. (*/rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan