Mereka memilih mengungsi ke rumah kerabat maupun kawasan perbukitan sebagai langkah mengantisipasi dampak gempa susulan.

Selain itu, dua warga dilaporkan mengalami luka-luka dan saat ini menjalani perawatan medis di RSUD Ende. Sementara itu, hingga laporan tersebut diterima, tidak terdapat laporan korban meninggal dunia.

Sejumlah wilayah pelayanan lainnya, yakni Pos Pelayanan Riung, Soa, Mataloko, dan Ebenhaezer Bajawa, juga terpantau tidak mencatat korban jiwa maupun luka-luka.

Meski demikian, sejumlah kerusakan material pada bangunan rumah tetap dilaporkan terjadi di beberapa wilayah pelayanan tersebut.

Bantuan Logistik Mulai Disalurkan

Sebagai bagian dari respons awal terhadap bencana, Pos Terpadu Bencana Alam Ebenhaezer Bajawa telah menyalurkan bantuan logistik ke wilayah Mbai.

Tahapan penanganan selanjutnya difokuskan pada beberapa agenda penting, antara lain verifikasi tingkat kerusakan rumah, pemantauan kondisi kesehatan pengungsi, penataan kembali stok bantuan, serta penyampaian informasi kebencanaan yang valid kepada masyarakat.

Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat terdampak.

Melalui penguatan koordinasi dan pendataan, GMIT menegaskan kehadirannya bukan hanya dalam memberikan bantuan material, tetapi juga mendampingi masyarakat secara spiritual dan sosial agar mampu melewati masa tanggap darurat serta membangun kembali ketangguhan pascabencana. (*/rnc)