Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Pada 23 Agustus 2026, tim menangani 40 pasien rawat jalan di Desa Marapokot, terdiri dari 19 laki-laki dan 21 perempuan.
Berdasarkan kelompok usia, pasien tersebut terdiri atas lima anak-anak, 31 dewasa dan empat lansia.
Pelayanan kemudian dilanjutkan pada sejumlah lokasi. Di Desa Rendu Teno, tim menangani 14 pasien, sementara di Desa Wajomara terdapat 61 pasien yang mendapatkan pelayanan.
Tim juga memberikan layanan kepada satu pasien di Desa Lengadawa dan 14 pasien di Pos Lapangan Berdikari Danga.
Dengan pola pelayanan tersebut, EMT TBM Undana berupaya mendekatkan layanan kesehatan langsung ke titik pemukiman dan penampungan warga.
ISPA dan Gangguan Pencernaan Dominasi Keluhan Warga
Dari hasil rekapitulasi pelayanan medis, sejumlah penyakit menjadi keluhan yang paling banyak ditemukan di lokasi terdampak gempa.
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi salah satu keluhan dominan dengan 17 pasien. Selain itu, terdapat 11 pasien mengalami gangguan saluran pencernaan atau GI track dan 10 pasien mengalami nyeri otot.
Keluhan headache dan low back pain masing-masing ditemukan pada lima pasien.
Sementara itu, hipertensi dan general weakness masing-masing tercatat empat pasien.
Tim juga menangani dua pasien dengan luka infeksi atau vulnus serta dua pasien dengan alergi. Keluhan lainnya meliputi infeksi kulit, gangguan gigi dan infeksi saluran kemih (ISK).

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan