Ende, RakyatNTT.ID – Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri bergerak cepat memberikan layanan administrasi kependudukan bagi warga terdampak gempa di Kabupaten Ende, Rabu (26/8/2026).

Pelayanan tersebut dipusatkan di sejumlah wilayah terdampak, termasuk Kecamatan Nangapanda dan Kecamatan Maurole.

Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi, mengerahkan tim pelayanan untuk mendatangi wilayah-wilayah yang terdampak gempa di Flores, termasuk Kabupaten Ende.

Langkah ini menjadi bagian dari respons tanggap darurat pemerintah untuk membantu masyarakat yang kehilangan atau mengalami kerusakan dokumen kependudukan akibat bencana.

Layanan Jemput Bola untuk Warga Terdampak Gempa

Pelayanan administrasi kependudukan dilakukan dengan sistem jemput bola dan pembukaan posko pelayanan di wilayah terdampak.

Melalui skema tersebut, warga tidak perlu menunggu hingga kondisi pelayanan pemerintahan kembali normal untuk mengurus dokumen kependudukan yang hilang atau rusak.

Sejumlah dokumen dapat diterbitkan atau diganti melalui layanan tersebut, antara lain KTP-el, Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, akta kematian, serta berbagai dokumen administrasi kependudukan lainnya.