Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ratu Wulla mengatakan program tersebut diarahkan untuk membuka kesempatan bagi masyarakat Sumba Barat Daya melanjutkan pendidikan hingga jenjang sarjana, magister, bahkan doktoral.
“Hingga saat ini telah disalurkan sebesar Rp2,197 miliar kepada 448 mahasiswa, sementara sisanya akan dicairkan sesuai tahapan dan kelengkapan administrasi,” jelasnya.
Ratu Wulla menambahkan, pembangunan pendidikan di Sumba Barat Daya tidak hanya berorientasi pada pendidikan formal.
Pendidikan, kata dia, harus berjalan seiring dengan pelestarian budaya daerah.
Pemkab SBD terus melakukan revitalisasi terhadap 20 rumah adat serta menyerahkan bantuan alat musik tradisional gong kepada 26 sekolah.
“Hal ini merupakan bagian dari upaya kita untuk memupuk kebanggaan generasi muda terhadap warisan leluhur,” kata Ratu Wulla.
Ia berharap berbagai program tersebut dapat terus menekan angka anak tidak sekolah sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Sumba Barat Daya.
Ratu Wulla juga mengajak orang tua, tenaga pendidik, tokoh masyarakat, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat untuk terlibat dalam pembangunan pendidikan.
“Kita membutuhkan dukungan orang tua, tenaga pendidik, tokoh masyarakat, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat agar setiap anak memperoleh kesempatan belajar yang layak serta tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (rnc29)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan