Salah satunya melalui penyaluran Program Indonesia Pintar kepada lebih dari 40.000 siswa dengan alokasi anggaran mendekati Rp20 miliar.

Selain itu, pemerintah daerah mengalokasikan lebih dari Rp67 miliar untuk memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan di 81 sekolah.

Pemkab Sumba Barat Daya juga melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik.

Sebanyak 128 guru telah mengikuti bimbingan teknis literasi dan numerasi. Sementara 164 guru difasilitasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S1.

Pemerintah daerah juga memperkuat kedisiplinan tenaga pendidik dan aparatur melalui penerapan sistem absensi digital SI-ANGLE.

Menurut Ratu Wulla, peningkatan akses pendidikan tidak cukup hanya dengan memastikan anak masuk sekolah.

Kualitas pembelajaran dan kemampuan tenaga pendidik juga menjadi bagian penting agar anak mendapatkan pendidikan yang layak.

Selain program pendidikan dasar dan menengah, Pemkab SBD juga menyediakan program beasiswa bagi masyarakat.

Pada 2026, jumlah penerima beasiswa mencapai 990 orang dengan total alokasi anggaran sebesar Rp5,132 miliar.

Program tersebut mencakup beasiswa daerah untuk 100 orang, kerja sama dengan Universitas Atma Jaya sebanyak 44 orang, beasiswa kedokteran 35 orang, beasiswa berprestasi 745 orang, serta beasiswa GMKI bagi ASN dan non-ASN sebanyak 56 orang.