“Kami saat ini langsung ke lokasi dan melihat langsung kondisi masyarakat dari laporan camat tadi sudah ada bantuan pangan dan tentu saja ini akan terus kita tindak lanjuti,” ujar Abdul Muhari, yang akrab disapa Aam, dalam keterangannya, Kamis (20/8/2026).

Akses Sulit jadi Tantangan Penyaluran Bantuan

BNPB memastikan bantuan pemerintah, khususnya bantuan Presiden, dapat diterima langsung oleh masyarakat yang terdampak gempa.

Menurut Aam, akses menuju sejumlah wilayah terdampak menjadi salah satu kendala dalam distribusi bantuan. Perjalanan dari Labuan Bajo menuju lokasi tersebut membutuhkan waktu sekitar 3,5 jam dengan kondisi jalan yang cukup sulit.

“Ini akan jadi atensi kita tentu saja karena jarak dari Labuan Bajo ke sini ditempuh sekitar 3,5 jam dan akses jalan cukup sulit,” katanya.

BNPB memastikan kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pangan, sandang hingga kebutuhan permakanan dan non-permakanan, terus dipenuhi selama masa tanggap darurat.

Pengungsi Mandiri jadi Perhatian BNPB

Selain persoalan akses, BNPB juga menghadapi tantangan dalam mendata dan menjangkau warga yang memilih mengungsi secara mandiri.

Tidak semua warga mendirikan tenda di sekitar rumah. Sebagian memilih meninggalkan rumah karena trauma dan masih khawatir terhadap gempa susulan yang hingga kini masih terjadi.