Selain bantuan dalam bentuk barang, penggalangan dana juga dilakukan.

Dari jajaran ASN Kabupaten Belu, mulai dari PPPK paruh waktu, PPPK hingga ASN lainnya, telah terkumpul Rp250 juta.

Pemkab Belu melalui kas daerah juga menyiapkan bantuan sebesar Rp200 juta. Ditambah sumbangan dari masyarakat, total dana bantuan diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta.

Iklan

“Saya sebagai Bupati juga ikut menyumbang bersama seluruh ASN di Kabupaten Belu. Dari ASN telah terkumpul Rp250 juta, dan dari Kasda Kabupaten Belu akan membantu Rp200 juta. Saya melihat laporan dari Ibu Dokter Ansila, ada juga sumbangan-sumbangan dari masyarakat. Jadi totalnya mungkin kurang lebih Rp500 juta,” jelasnya.

Ribuan Kilogram Beras hingga Ratusan Dus Makanan Dikumpulkan

Selain dana, bantuan logistik yang dihimpun masyarakat Belu juga cukup beragam.

Bantuan tersebut antara lain 1.430 kilogram beras, 203 dos air mineral, 234 dos mi instan, 32 dos pakaian layak pakai, 13,5 dos susu, serta 3 dos minyak goreng ukuran 4 liter.

Untuk kebutuhan bayi dan anak-anak, masyarakat turut mengumpulkan 3 dos dan 4 pack pampers, 30 pack bubur bayi, serta 30 makanan bayi.

Bantuan lainnya terdiri dari 25 ember, 30 kain atau selimut, 4 dos biskuit, 4 dos sarden atau 32 kaleng, 2 pack minyak telon, makanan ringan, gula, obat nyamuk, barang campuran dan kopi sachet.