Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ia meminta agar upaya tersebut tidak berhenti sebatas wacana atau penggunaan bahasa daerah dalam kegiatan tertentu.
Bupati meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan agar segera menggenjot Perda penggunaan bahasa Dawan di tingkat sekolah.
Menurutnya, keberadaan regulasi dapat menjadi salah satu landasan untuk memastikan bahasa Dawan mendapatkan ruang yang lebih kuat dalam sistem pendidikan di Kabupaten TTU.
Sekolah Diminta jadi Ruang Pelestarian Bahasa Daerah
Yosep Kebo menilai perkembangan zaman dan perubahan pola komunikasi generasi muda perlu diimbangi dengan upaya menjaga bahasa serta budaya lokal.
Sekolah tidak hanya memiliki tugas menyampaikan pengetahuan akademik, tetapi juga berperan dalam membentuk karakter dan identitas peserta didik.
Karena itu, penguatan bahasa Dawan di sekolah diharapkan menjadi bagian dari proses pendidikan yang mempertemukan kemajuan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai budaya lokal.
Upaya tersebut juga membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Guru, kepala sekolah, orang tua, dan masyarakat diharapkan ikut mengambil bagian dalam menjaga agar bahasa Dawan tetap hidup dan digunakan oleh generasi muda.
Ingin Anak TTU Berdaya Saing dan Tetap Berakar pada Budaya
Bupati TTU berharap generasi muda tidak hanya memiliki kemampuan untuk bersaing di tingkat nasional maupun internasional, tetapi juga tetap memiliki akar budaya yang kuat.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan