“Atas nama Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, kami menyampaikan terima kasih. Dukungan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani,” kata Nixon.

Menurutnya, traktor roda empat akan dimanfaatkan untuk mempercepat pengolahan lahan sehingga areal tanam dapat diperluas.

Sementara combine harvester diarahkan untuk mempercepat proses panen sehingga petani dapat segera mempersiapkan lahan untuk musim tanam berikutnya.

Pemerintah daerah bahkan mendorong peningkatan indeks pertanaman dari satu kali menjadi dua hingga tiga kali dalam setahun.

“Kalau sebelumnya dari 2 hektare lahan hanya 1 hektare yang bisa diolah, dengan traktor ini semua harus bisa diolah. Kalau sebelumnya tanam setahun sekali, sekarang upayakan 2 kali setahun. Kalau sudah 2 kali, targetkan 3 kali setahun,” tegas Nixon.

Dinas Pertanian bersama para penyuluh pertanian lapangan akan melakukan pengawasan terhadap pemanfaatan alsintan agar bantuan tersebut benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan produksi.

Dukung Program Rote Ndao Bertani

Modernisasi pertanian melalui mekanisasi tersebut juga diarahkan untuk mendukung program prioritas Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, yakni “Rote Ndao Bertani” atau Mbule Lima, yang merupakan butir kelima dari sembilan program Mbule Sio.