“Saya berharap untuk penyaluran beras bantuan ini dapat didistribusikan ke titik-titik bagi tepat waktu dan tepat volume, sehingga masyarakat dapat segera menerima manfaatnya,” kata Thobias.

Ia juga meminta seluruh proses penyaluran dilakukan secara tertib dan transparan sesuai data penerima yang telah ditetapkan.

Bantuan Beras Diharapkan Kurangi Beban Rumah Tangga

Thobias menjelaskan, alokasi bantuan pangan periode Juli-September 2026 mencapai 566,31 ton beras untuk 18.877 keluarga di enam kecamatan.

Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti karena beras merupakan salah satu kebutuhan pokok sekaligus komponen utama pengeluaran rumah tangga.

Dengan mendapatkan bantuan 30 kilogram beras, masyarakat diharapkan dapat mengurangi pengeluaran untuk kebutuhan pangan dan menggunakan pendapatan mereka untuk kebutuhan keluarga lainnya.

“Saya berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat, terutama dengan bantuan beras 30 kilogram untuk setiap rumah tangga, sehingga masyarakat tidak perlu mengeluarkan sebagian penghasilan mereka untuk memenuhi kebutuhan pangan,” ungkapnya.

Pemkab Apresiasi Bapanas dan Bulog

Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua menyampaikan apresiasi kepada Badan Pangan Nasional yang telah mengalokasikan bantuan pangan melalui program Cadangan Pangan Pemerintah bagi masyarakat daerah tersebut.