Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Wakil Wali Kota Kupang Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., mendorong seluruh sekolah di Kota Kupang menjadi pusat pembinaan olahraga cricket melalui peran aktif guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK).
Menurut Serena, sekolah memiliki posisi strategis dalam memperkenalkan olahraga cricket kepada peserta didik sekaligus menjaring bibit-bibit atlet potensial sejak usia dini.
Hal tersebut disampaikannya saat menutup Sosialisasi Olahraga Cricket bagi Guru PJOK se-Kota Kupang di GOR Futsal Oepoi, Sabtu (18/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, sejak 16 hingga 18 Juli 2026, diikuti 59 guru PJOK dari jenjang SD, SMP, SMA, hingga SMK di Kota Kupang.
Guru PJOK Berperan Cetak Atlet Masa Depan
Dalam sambutannya, Serena yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Kota Kupang masa bakti 2026–2030 menegaskan bahwa guru PJOK memiliki peran penting sebagai penggerak awal pembinaan olahraga di lingkungan sekolah.
Menurutnya, guru menjadi pihak pertama yang dapat mengenalkan olahraga cricket sebagai cabang olahraga yang edukatif, aman, sekaligus menyenangkan bagi peserta didik.
Ia berharap seluruh ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan di sekolah masing-masing sehingga pembinaan cricket semakin berkembang.
“Pemerintah Kota Kupang siap mendukung keberlanjutan program pembinaan ini agar mampu melahirkan atlet-atlet daerah yang dapat mengharumkan nama Kota Kupang di tingkat regional, nasional, maupun internasional,” ujar Serena.
Guru Dibekali Teori hingga Praktik Cricket
Ketua Panitia, Frengki Amalo, menjelaskan bahwa para peserta mendapatkan pembekalan secara menyeluruh mengenai olahraga cricket.
Materi yang diberikan meliputi sejarah cricket, pengenalan peralatan, peraturan dasar permainan, aspek keselamatan olahraga, hingga praktik teknik dasar di lapangan.
Selain itu, peserta juga mengikuti pre-test, post-test, serta simulasi pertandingan sebagai bekal untuk mengembangkan olahraga cricket di sekolah.
“Kami berharap para guru menjadi agen yang memperkenalkan olahraga cricket sekaligus mampu menemukan dan membina bibit-bibit atlet potensial di Kota Kupang,” kata Frengki.
PCI NTT: Kota Kupang Punya Modal Besar Cetak Atlet
Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Nusa Tenggara Timur, Dr. Ince D.P. Sayuna, S.H., M.Hum., M.Kn., mengapresiasi antusiasme para guru selama mengikuti sosialisasi.
Menurutnya, keterlibatan dunia pendidikan menjadi faktor penting dalam memperluas pembinaan cricket di Nusa Tenggara Timur.
Ia menambahkan, NTT memiliki potensi besar karena telah didukung lapangan cricket bertaraf internasional, yang dapat dimanfaatkan sebagai pusat pembinaan atlet.
“Fasilitas yang kita miliki harus dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan prestasi cricket NTT, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Kolaborasi Pendidikan dan Olahraga Perkuat Prestasi Kota Kupang
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Umum PCI NTT Dr. Ince D.P. Sayuna, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kupang Alan Y. Girsang, S.H., M.H., serta jajaran pengurus cricket di Kota Kupang.
Penutupan sosialisasi berlangsung meriah dengan yel-yel “Cricket Kota Kupang, Kota Kasih, Kota Juara!”, yang mencerminkan semangat bersama untuk membangun ekosistem pembinaan olahraga cricket secara berkelanjutan.
Melalui sinergi antara Pemerintah Kota Kupang, PCI, dan dunia pendidikan, diharapkan semakin banyak atlet cricket berbakat lahir dari sekolah-sekolah dan mampu mengharumkan nama Kota Kupang serta Nusa Tenggara Timur di tingkat nasional maupun internasional. (rnc04)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan